Kenapa Polaritas Indosiar Parabola Bisa Bikin Sinyal Nol

Polaritas Indosiar parabola mengikuti transponder aktif tempat channel tersebut dibawa, bukan nilai tetap yang berdiri sendiri. Salah pilih H atau V membuat quality 0 walau strength terlihat ada. Karena itu pastikan dulu nama satelit dan transponder yang dipakai sebelum menyalahkan dish atau LNB.

Polaritas Indosiar Parabola H atau V

Polaritas H berarti sinyal horizontal, polaritas V berarti sinyal vertikal. Receiver memakai pilihan ini untuk memilah sinyal dari LNB. Frekuensi memilih transponder, symbol rate mengatur laju datanya, polaritas menentukan arahnya. Tiga parameter ini berbeda fungsi dan semuanya harus cocok.

Frekuensi Polaritas Symbol Rate
Sesuai transponder aktif H/V mengikuti transponder Sesuai transponder aktif

Data transponder Indosiar dapat berpindah. Konfirmasi parameter aktif melalui sumber tepercaya atau informasi penyedia siaran saat ini, lalu masukkan persis seperti tertulis.

Cara Memasukkan Polaritas Indosiar di Receiver

  1. Buka menu instalasi atau daftar satelit, lalu pilih satelit yang benar.
  2. Pilih transponder Indosiar atau tambah transponder baru bila belum ada.
  3. Masukkan frekuensi sesuai data aktif.
  4. Pilih polaritas H atau V sesuai data aktif.
  5. Masukkan symbol rate sesuai data aktif.
  6. Perhatikan bar quality, bukan hanya strength, kemudian geser sedikit dish atau skew LNB sampai quality naik.
  7. Jalankan scan manual pada transponder tersebut dan simpan hasilnya.

Nama menu berbeda tiap receiver. Ada yang memakai Daftar TP, Instalasi Antena, atau Pencarian Manual.

Jika Channel Belum Muncul

  • Satelit yang dipilih tidak sesuai dengan arah dish.
  • Polaritas terbalik antara H dan V.
  • Posisi dish bergeser karena angin atau baut kendor.
  • Kabel tertekuk, konektor F kendor, atau terkena air.
  • Setting LNB tidak sesuai jenis LNB C-Band atau Ku-Band yang terpasang.
  • Ada DiSEqC atau switch tambahan yang portnya belum tepat.

Strength tinggi dengan quality 0 berarti receiver menerima daya dari LNB, tetapi belum mengunci transponder. Polaritas, frekuensi, symbol rate, atau satelitnya kemungkinan belum cocok.

Lanjutkan blind scan hanya setelah satu transponder aktif berhasil mengunci quality. Blind scan tanpa patokan transponder membuat pencarian lebih lama dan hasilnya tidak pasti.

FAQ

Apakah polaritas Indosiar H atau V?

Mengikuti transponder aktif yang membawa Indosiar pada satelit yang dipakai.

Kenapa quality tetap 0 padahal polaritas benar?

Salah satu kemungkinan frekuensi, symbol rate, pilihan satelit, arah dish, atau koneksi kabel belum tepat.

Apakah perlu blind scan setelah input manual?

Tidak perlu bila scan manual sudah memunculkan Indosiar, blind scan berguna bila transponder aktif belum diketahui.