Untuk mengunci frekuensi VTV di parabola, kesalahan paling sering terjadi pada pemilihan satelit. Receiver menyimpan banyak nama satelit, dan transponder VTV hanya terbaca kalau satelit yang dipilih sesuai dengan arah dish yang sedang terpasang. Pastikan dulu dish mengarah ke satelit yang benar sebelum menambah transponder baru.
Data frekuensi, symbol rate, polaritas, dan status siaran VTV bisa berubah. Karena itu verifikasi parameter aktif yang dipakai saat ini, lalu masukkan secara manual lewat menu instalasi. Jangan memakai parameter dari satelit lain untuk satelit yang berbeda.
Frekuensi VTV di Parabola
VTV dapat ditemukan pada layanan parabola C-Band dengan dish jaring maupun Ku-Band dengan dish mini, tergantung distribusi siarannya. Parameter yang dibutuhkan selalu terdiri dari tiga data berikut.
- Frekuensi transponder dalam MHz
- Polaritas H atau V
- Symbol rate
| Frekuensi | Polaritas | Symbol Rate |
|---|---|---|
| Sesuai data aktif | H/V | Sesuai data aktif |
Konfirmasi angka transponder VTV yang aktif melalui sumber tepercaya atau teknisi yang memantau satelit tersebut, karena angka lama sering tidak lagi terbaca receiver. Status FTA juga perlu dipastikan ulang sebab channel bisa berubah menjadi teracak tanpa pemberitahuan.
Cara Memasukkan Transponder VTV
- Buka menu instalasi atau daftar satelit pada receiver.
- Pilih nama satelit yang sesuai arah dish terpasang.
- Buka daftar transponder lalu pilih tambah TP baru.
- Masukkan frekuensi, polaritas, dan symbol rate VTV.
- Perhatikan bar signal quality sampai muncul angka.
- Jalankan manual scan atau scan pada transponder tersebut.
- Simpan hasil scan dan periksa daftar channel VTV.
Nama menu bisa berbeda antar receiver, misalnya daftar TP, instalasi antena, atau pengaturan satelit. Fungsinya sama, yaitu memilih satelit dan menambah transponder.
Jika Channel VTV Belum Muncul
Signal strength menunjukkan kabel dan LNB terhubung, sedangkan signal quality menunjukkan transponder sudah terkunci. Strength penuh tetapi quality 0 berarti arah dish atau data transponder belum tepat.
- Satelit yang dipilih tidak sesuai arah dish
- Data frekuensi lama dan sudah tidak aktif
- Setting LNB tidak sesuai jenis C-Band atau Ku-Band
- Kabel longgar, konektor F berkarat, atau sambungan DiSEqC bermasalah
- Arah dish bergeser atau terhalang
- Quality masih 0 saat scan dijalankan
Verifikasi ulang transponder VTV, perbaiki instalasi kabel dan konektor, pastikan quality muncul, lalu ulangi manual scan. Blind scan bisa dipakai kalau transponder aktif tidak diketahui, tetapi hasilnya lebih lama dan perlu disortir ulang.
FAQ
VTV ada di satelit apa?
VTV mengikuti satelit distribusinya, jadi pastikan nama satelit sesuai arah dish yang terpasang sebelum scan.
Kenapa frekuensi VTV di parabola tidak terkunci?
Penyebab umum adalah satelit salah, parameter lama, setting LNB keliru, atau signal quality masih 0.
Apakah perlu blind scan?
Blind scan berguna bila parameter aktif belum diketahui, tetapi manual scan lebih cepat bila datanya sudah benar.